Penjelasan mengenai Zona Sekolah


Simak penjelasan mengenai Zona dan bagaimana pemilihannya dengan contoh berikut ini :

Contoh 1 :
calon siswa lulusan SMP bernama Ujang, berdasarkan KK bertempat tinggal di kecamatan Patrang yang masuk pada Zona 1. Berikut contoh pemilihan sekolah yang dapat dilakukan Ujang :
  • Pilihan 1 : SMAN 1 Jember, Pilihan 2 : SMAN 2 Jember (2 pilihan dalam zona)
  • Pilihan 1 : SMAN 1 Jember, Pilihan 2 : SMAN Pakusari (pilihan 1 dalam zona, pilihan 2 luar zona)
  • Pilihan 1 : SMAN Kencong, Pilihan 2 : SMAN 5 Jember (pilihan 1 luar zona, pilihan 2 dalam zona)
Contoh 2  :
Sasmita merupakan lulusan SMP yang berdasarkan KK bertempat tinggal di kecamatan Ledokombo (masuk Zona 2), maka berikut contoh pemilihan sekolah yang dapat digunakan Sasmita :
  • Pilihan 1 : SMAN Arjasa, Pilihan 2 : SMAN Plus Sukowono ( 2 pilihan dalam zona)
  • Pilihan 1 : SMAN Arjasa, Pilihan 2 : SMAN 2 Jember (pilihan 1 dalam zona, Pilihan 2 luar zona)
  • Pilihan 1 : SMAN 1 Jember, Pilihan 2 : SMAN Arjasa (pilihan 1 luar zona, pilihan 2 dalam zona ) 
Dari kedua siswa di atas, yang tidak boleh dilakukan adalah memilih 2 sekolah yang sama-sama di luar zona, misal
  • Ujang menentukan pilihan 1 : SMAN Pakusari, pilihan 2 : SMAN Kencong.
    karena dari kedua pilihan tersebut berada di luar Zona 1 yang merupakan zona tempat tinggal Ujang
  • Sasmita menentukan pilihan 1 : SMAN 1 Jember, pilihan 2 : SMAN 2 Jember
    karena dari kedua pilihan tersebut berada di luar Zona 2 yang merupakan zona tempat tinggal Sasmita
Bagaimana dengan siswa yang berasal dari luar Kabupaten Jember, misal Anas merupakan siswa lulusan SMP yang berdasarkan KK bertempat tinggal di Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi. Maka Anas ini dapat memilih satu SMA di luar Kabupaten Banyuwangi, dan  satu SMA di Kabupaten Banyuwangi yang sesuai dengna zona tempat tinggalnya.
Sebagai contoh Anas mentukan pilihan 1 : SMAN 1 Jember, pilihan 2 : SMAN 1 Genteng

Demikian penjelasan mengenai pilihan sekolah berdasarkan Zona, Semoga Bermanfaat